Stepping Out

February 24, 2026

Stepping Out

  • Article by Ministry Pastor Steven Kum

2026theme_final-02.jpg

Versi Bahasa Malaysia  |  中文版本

 

As we stand on the threshold of a new year, we do so with hearts full of gratitude for what God has done and expectation for what He will do. In 2025, our theme was “God is doing a new thing” (Isaiah 43:19), and indeed, we witnessed His hand bringing renewal, vision, and transformation among us. Now, in 2026, God is calling us to step out to move forward in faith, courage, and obedience, just as He called Joshua to lead Israel into the Promised Land. 

 

Joshua 1:1–9 records a defining moment in Israel’s history. Moses, God’s servant, had passed away, and Joshua was now tasked with leading God’s people into their destiny. It was a moment of transition, uncertainty, and opportunity — much like what we face as a church and as individuals today. 

 

The Past Is Behind You (Joshua 1:2) 

God said to Joshua, “Moses my servant is dead. Now therefore arise, go over this Jordan…”. The Lord was not dismissing the past, but He was reminding Joshua that it was time to move forward. We honour what God has done, but we cannot stop there. As we step out into the new year, we leave behind old fears, disappointments, and even past successes, trusting that God’s best still lies ahead. Stepping out requires letting go of what was, so we can fully embrace what God desires to in and through us in the year ahead.

 

Step Into the New Year with Courage (Joshua 1:6– 7) 

Three times in this passage, God commands Joshua, “Be strong and courageous.” The task before him was daunting, but God’s command comes with His enabling. Stepping into the unknown can be daunting. Courage does not mean the absence of fear it means choosing faith in the midst of uncertainty. This year, God invites us to step out of comfort zones, to take risks for His Kingdom, to serve, lead, and witness boldly. When we are obedient, and take courage, God’s promises to us as a church and as individuals will be our inheritance. 

 

Stay Anchored in God’s Word (Joshua 1:8) 

God instructed Joshua to meditate on His Word day and night. The Word was to be his constant guide and source of success. Likewise, in 2026, we must keep Scripture at the centre of all we do - in our homes, ministries, and daily lives. The more we stay rooted in God’s truth, the more confident and clear our steps will be. The Word of God will keep us steady when life feels uncertain. It will continue to be our source of wisdom, strength, and direction. 

 

“Have I not commanded you? Be strong and courageous. Do not be afraid; do not be discouraged, for the Lord your God will be with you wherever you go.” – Joshua 1:9

God Goes with Us (Joshua 1:9)

The greatest assurance Joshua received was this promise: “The Lord your God is with you wherever you go.” As we step out into a new year, we do not walk alone. The same God who led Israel across the Jordan is the same God who leads us today. God’s presence is our assurance. His Presence is our strength, our peace, and our enablement. Every journey of faith comes with obstacles. There will be “Jerichos” to conquer and “giants” to overcome. But with persistence, perseverance and prayer, we can endure. God’s promise still stands. He will never leave us nor forsake us. Persistent trust in Him will turn trials into testimonies. 

 

Building Community 

Joshua did not cross the Jordan alone; the entire nation moved together. Likewise, we are called to step out as one body — united in purpose, love, and mission. Let us strengthen our bonds, support one another, and walk together in unity. The church is at its best when every member steps out in faith, side by side. Together, we will grow stronger, serve better, and shine brighter for Christ. 

 

Ensuring a Legacy 

Joshua’s obedience paved the way for future generations to inherit God’s promises. As we step out,we are not just moving for ourselves—we are laying foundations for those who come after us. Let us live in such a way that our faith becomes a legacy of hope, courage, andobedience. Our faith today lays a foundation for those who come after us. As we step out in 2026, let’s build a legacy of faith, courage, and devotion that will inspire others to follow God wholeheartedly. 

 

As we enter into 2026, let us be like Joshua; leaving the past behind, embracing God’s promises, and stepping out boldly in faith.

 

The Lord goes before us, and His Word lights our path. Let us step out together into all that God has prepared for us. 

 

“Have I not commanded you? Be strong and courageous. Do not be afraid; do not be discouraged, for the Lord your God will be with you wherever you go.” – Joshua 1:9 

 

 

2026_SteppingOut.png

 


 

TEMA GEREJA 2026 | YOSUA 1:9 

MELANGKAH KELUAR 

PENDITA PELAYANAN STEVEN KUM 

Apabila berdiri di ambang tahun baharu, kita berbuat demikian dengan hati yang penuh bersyukur atas apa yang telah Tuhan lakukan serta harapan untuk apa yang akan Dia lakukan. Dalam tahun 2025, tema kita “Tuhan sedang melakukan sesuatu yang baharu” (Yesaya 43:19), dan sesungguhnya, kita telah menyaksikan tangan-Nya membawa pembaharuan, visi, dan transformasi di kalangan kita. Kini, pada tahun 2026, Tuhan menyeru kita melangkah keluar – mara dalam iman, keberaniah, dan ketaatan, seperti Dia memanggil Yosua memimpin umat Israel ke Tanah Perjanjian. 

 

Yosua 1:1-9 merakamkan detik pendefinisian dalam sejarah umat Israel. Musa, hamba Tuhan telah meninggal dunia, dan Yosua kini ditugaskan untuk memimpin umat-Nya ke arah takdir mereka. Ianya saat peralihan, ketidakpastian, serta peluang – sama seperti yang dihadapi kita hari ini sebagai gereja, bahkan sebagai individu. 

 

Masa Lalu Dibelakangmu (Yosua 1:2) 

Tuhan berfirman kepada Yosua, “Hamba-Ku Musa sudah meninggal. Oleh itu, bangkitlah, seberangilah Sungai Yordan…” Tuhan bukan mengenepikan masa lalu, tetapi Dia mengingatkan Yosua bahawa sudah tiba masanya untuk mara. Kita menghormati perkara yang telah Tuhan lakukan, tetapi kita tidak boleh kekal di situ. Tatkala kita melangkah keluar ke tahun 2026, kita meninggalkan kekhuatiran, kekecewaan, juga kejayaan masa lalu, dengan kepercayaan bahawa perkara yang terbaik daripada-Nya masih akan datang. Melangkah mara memerlukan melepaskan perkara yang lalu, agar kita dapat menerima dengan sepenuhnya perkara yang Tuhan ingin lakukan dalam dan menerusi kita pada tahun di hadapan. 

 

Melangkah Masuk Tahun Baharu dengan Keberanian (Yosua 1:6-7) 

Tiga kali dalam petikan ini, Tuhan memerintahkan Yosua, “Hendaklah engkau yakin dan berani.” Tugas di hadapannya menggentarkan, namun perintah Tuhan selalu datang dengan kemampuanyangDiasediakan.Melangkah keluar ke sesuatu yang tidak diketahui agak menggentarkan. Keberanian tidak bermaksud ketiadaan ketakutan – ianya bermaksud memilih iman di tengah­tengah ketidakpastian. Tahun ini, Tuhan mengundang kita melangkah keluar dari zon selesa, mengambil risiko demi Kerajaan-Nya, melayani, memimpin, dan memberi kesaksian dengan berani. Apabila kita taat dan berani, janji-Nya kepada kita sebagai gereja dan individu menjadi warisan kita. 

 

Kekal Kukuh dalam Firman Tuhan (Yosua 1:8)

Tuhan mengarahkan Yosua merenungi Firman-Nya siang malam. Firman itulah panduan dan punca kejayaan beliau yang tetap. Demikian juga, pada tahun 2026, kita harus menjadikan Alkitab teras kepada segala-gala yang kita lakukan – di rumah, pelayanan, dan kehidupan harian. Makin kita berakar umbi dalam kebenaran-Nya, makin yakin dan jelas langkah-langkah kita. Firman Tuhan menjadikan kita stabil ketika hidup berasa tidak tentu. Ia terus menjadi punca kebijaksanaan, kekuatan, dan hala tuju kita. 

“Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Tuhanmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.” – Yosua 1:9 

Tuhan Menyertai Kita (Yosua 1:9) 

Jaminan terbesar yang diterima Yosua ialah janji ini: “TUHAN, Tuhanmu, menyertai engkau ke mana sahaja engkau pergi.” Apabila kita melangkah keluar memasuki tahun baharu, kita tidak berjalan bersendirian. Tuhan yang memimpin umat Israel menyeberang Sungai Yordan itu adalah Tuhan sama yang memimpin kita hari ini. Kehadiran Tuhan merupakan jaminan kita. Kehadiran-Nya adalah kekuatan kita, damai kita, dan yang memampukan kita. Setiap perjalanan iman mempunyai rintangan. Pasti ada “Yerikho” untuk ditakluki dan “gergasi” untuk ditewaskan. Tetapi dengan kegigihan, ketabahan, dan doa, kita mampu bertahan. Janji Tuhan tetap teguh. Dia tidak akan meninggalkan atau mengabaikan kita. Kepercayaan kepada-Nya yang tidak terputus mengubahkan dugaan menjadi kesaksian. 

 

Membina Masyarakat 

Yosua tidak menyeberang Sungai Yordan berseorangan: segenap bangsa beriring bersama. Demikian juga, kita diseru melangkah keluar sebagai satu tubuh – bersatu dalam tujuan, kasih sayang, serta misi. Marilah kita kukuhkan ikatan, menyokong sesama sendiri, dan berjalan bersama dalam perpaduan. Gereja berada pada tahap terbaiknya apabila setiap orang ahli melangkah keluar dalam iman, beriring-iring. Bersama-sama, kita menjadi lebih kuat, melayani dengan lebih baik, dan bersinar dengan terang untuk Kristus.  

 

Memastikan Warisan

Ketaatan  Yosua  membuka  jalan  bagi generasi akan datang untuk mewarisi janji-janji Tuhan. Tatkala kita melangkah keluar, kita bukan sahaja bergerak demi diri sendiri – kita menyediakan asas untuk mereka yang menjejaki kita. Eloklah kita hidup sedemikian cara agar iman kita menjadi warisan harapan, keberanian, dan ketaatan. Iman kita hari ini menyediakan asas bagi mereka yang datang kemudian. Apabila kita melangkah keluar dalam tahun 2026, marilah kita menubuhkan warisan iman, keberanian, dan pengabdian yang menjadi dorongan kepada orang lain untuk mentaati Tuhan segenap hati. 

 

Semasa kita memasuki tahun 2026, marilah kita meneladani Yosua; meninggalkan masa lalu, mendukung janji-janji Tuhan, dan melangkah keluar dengan berani dalam iman. 

 

Tuhan mendahului kita, dan Firman-Nya menerangi jalan kita. Marilah kita bersama-sama melangkah keluar menuju pada segala yang disediakan Tuhan untuk kita. 

 

“Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab Tuhan, Tuhanmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi.” – Yosua 1:9 

 


 

2026年教会主题 |(约书亚记1:9)

迈开步伐

甘国梁牧师

迈入新的一年,我们心中为神所成就的事充满感恩,并期盼着他接下来要成就的事。2025年,我们的主题是“神正成就新事”(以赛亚书43:19),而我们确实也见证了他的手在我们当中所带来的更新、异象和转变。2026年,神呼召我们迈开步伐——凭着信心、勇气和顺服向前迈进,正如他呼召约书亚带领以色列人进入应许之地一样。

 

约书亚记1:1-9记载以色列历史上一个决定性的时刻。神的仆人摩西死了,约书亚肩负重任,带领神的子民进入应许之地。这是充满变革、不确定和机遇的时刻,正如教会和个人今天面临的处境一样。

 

过去已成往事(约书亚记 1:2)

神对约书亚说:“我的仆人摩西死了;现在你要起来,和全体人民过这约旦河……” 神并非否定过去,而是提醒约书亚该向前迈进了。我们尊崇神所成就的一切,但不能沉湎于过去。当我们迈入2026年,我们放下过去的恐惧、失望,甚至过往的成功,相信神为我们预备的最好的仍在前方。要迈步向前就得放下过去,这样我们才能全然接受神在未来一年里在我们里面并透过我们所成就的一切。

 

勇敢迈入新年(约书亚记 1:6-7)

这段经文,神三次命令约书亚要坚强勇敢。摆在他面前的任务艰巨,但神的命令总伴随着神的能力。踏入未知领域难免令人畏惧。勇敢并非没有恐惧,而是在不确定中选择信靠。今年,神邀请我们走出舒适区,为他的国度承担风险,勇敢地服侍、带领与见证。当我们顺服并鼓起勇气,神应许我们,教会和信徒必成为我们的产业。

 

扎根于神的话(约书亚记 1:8)

神指示约书亚昼夜思想他的话语。神的话语是他永恒的指引和成功的源泉。同样的,2026年,我们必须将圣经放在我们一切的中心,无论是家里、事工还是日常生活。我们愈是扎根于神的真理,步伐就愈发坚定、清晰。当生活充满不确定性时,神的话语使我们沉稳。它一直是我们智慧、力量和方向的源泉。

“我不是吩咐过你要坚强勇敢吗?所以,你不要惧怕,也不要惊慌;因为你无论到哪里去,耶和华你的神必与你同在。”(约书亚记1:9)

神与我们同在(约书亚记 1:9)

约书亚得到最大的应许是——“你无论到哪里去,耶和华你的神必与你同在。” 迈入新的一年,我们并非孤身前行。带领以色列人过约旦河的神,今天也同样带领我们。神同在是我们的保障。他同在是我们的力量、平安和能力。每一段信心之旅都充满了挑战。沿途总有得征服的耶利哥城和须战胜的巨人。但只要坚持不懈并持之以恒地祷告,我们必能克服。神的应许永不改变。他总不撇下我们,也不丢弃我们。坚定信靠他,试炼将化为见证。

 

建立团契

约书亚不是独自一人渡过约旦河;整个以色列民族和他一同前行。同样的,我们蒙召要像一个身体携手并进,在目标、爱和使命上合而为一。让我们巩固彼此的联系,互相扶持,同心同行。当每一个弟兄姐妹因信并肩前行,就是最好的教会了。让我们一同茁壮成长,有效服事,为基督发光发热。

 

传承遗产

约书亚的顺服为后世子民继承神的应许铺平了道路。我们迈开步伐,不只为了自己,也为后人奠定根基。让我们活出信仰,使之成为一个充溢着盼望、勇气和顺服的宝贵遗产。我们今日的信心是后人的信仰根基。迈入2026年之际,让我们共同建立以信心、勇气和奉献精神为本的文化遗产,激励他人全心全意地跟随神。

 

迈入2026年,让我们效法约书亚——放下过去,信靠神的应许,凭着信心勇敢前行。

 

主在我们前面行,他的话语照亮我们的道路。让我们携手迈向神为我们预备的一切。

 

“我不是吩咐过你要坚强勇敢吗?所以,你不要惧怕,也不要惊慌;因为你无论到哪里去,耶和华你的神必与你同在。”(约书亚记1:9)